Setelah sering berdebat dan mengikuti kuliah agama Islam
di kampus, akhirnya ia menyempurnakan agama dengan memeluk Islam.
| www.geocities.ws |
Seminggu setelah musibah, ia kembali
berdakwah. Baginya, dakwah tidak hanya sekedar membicarakan soal-soal ibadah,
tapi juga soal kemasyarakatan. Boleh dikata sebagai dokter, setiap hari ia
mengurusi kesehatan jasmani dan rohani. Hampir setiap pagi ia mengisi acara Mutiara
Subuh di beberapa radio atau stasiun televisi. Dan saat masuk waktu Dhuha,
ia bergegas menuju tempat praktik dokter di Gedung Balai Pustaka, Jakarta
Pusat, sementara Senin, Rabu, Jumat (pukul 13.30 - 16.00), ia menangani para
pasien pria yang mengalami gangguan kesehatan sex di Gedung Sarinah, Jakarta
Pusat.
