Semangatnya mengasuh anak yatim bisa
diteladani. Ia pantang memanfaatkan hak anak yatim, tapi terus memelihara dan
memuliakannya.
![]() |
| hsudiana.wordpress.com |
IA tetap setia memegang prinsip: “menghidupi yayasan
dan tidak hidup dari yayasan.” Karena itu, segala aktivitas yang memerlukan
biaya dalam mengasuh anak yatim, ia keluarkan dari kocek sendiri. Lelaki yang
berusaha selalu ihlas ini adalah Ir. Ali Abu Bakar Shahab, ketua Yayasan Panti
Asuhan Anak-anak Yatim Darul Aitam di Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Sehari-hari
ia dipanggil Ami Ali. Lelaki tinggi besar ini (tinggi 171 cm, berat lebih dari
satu kuintal) tidak sepeser pun mendapat gaji dari Yayasan Darul Aitam.
Sebaliknya, bersama pembina dan pengurus yayasan menyumbang pikiran, tenaga dan
materi untuk keperluan anak-anak asuh.

