Sukses di dunia
penerbitan buku, ia membuka konsultasi gratis dan membentuk Sarekat Wirausaha
Islam Terpadu (SWIT).
| planetden.com |
Awalnya
ia sempat ragu karena belum tahu jalan dan hanya punya uang 260 ribu rupiah
dalam buku tabungan. Namun, dengan bismilla
hirrohman nirrohim, ia berani mencoba berbuat sesuatu: menerbitkan buku
karangan sendiri. Tentu saja, untuk menutup biaya kekuranganya dengan meminjam
uang. Ia pinjam sebesar delapan juta rupiah dari ibundanya pada Nopember 2002,
hasil dari menjual rumah. “Saya meminjam dengan perjanjian sepuluh bulan akan
dilunasi tanpa bunga,” ungkap mantan penyiar beberapa radio swasta Islam di
Jakarta ini.
