Ia mantan pendeta dan pembina mental TNI AD, mantap
memeluk Islam. Lika-liku pergulatan batin seorang mayor mencari kebenaran
hakiki.
Bentuk tubuh yang gagah, kuat, dan usia yang beranjak tua, tidak mampu
menyembunyikan kelembutan jiwanya. Begitu juga, pensiun yang cukup lama dari
Angkatan Darat, tidak melarutkan dirinya dalam pengangguran.
Kelembutan itu makin terasa
manakala ia harus bersabar menghadapi liku-liku kehidupan. Cita-citanya membuat
sebuah pendidikan Islam, memacu dirinya untuk tetap bergairah mengarungi
kehidupan. Itulah Achmad Dzulkifli Mandey, mantan pendeta, yang sejak dua puluh
tahun lalu menjadi muslim. “Saya sering menangis bila mengisahkan suka duka dalam
mencari kebenaran Islam,” tutur Bram, panggilan akrabnya sejak kecil.