Ia
ingin mati dalam kondisi khusnul khotimah. Wafat dalam keadaan baik. Happy
ending.
Ibarat membaca buku, riwayat
hidup mantan Direktur Utama Asabri, Mayjen TNI (Purn) Subarda Midjaja sudah
memasuki bab-bab terakhir alias hampir tamat. Usianya sudah lebih dari 68 tahun
pada 2007 ini. la bersyukur pada Tuhan yang memberinya umur panjang. Melampaui
rata-rata tingkat harapan hidup orang Indonesia yang 65 tahun.
Jenderal anti-narkoba
ini juga bersyukur di usianya yang sudah senja ini tetap bugar. Kesehatannya
relatif baik. Tidak ada penyakit berat seperti jantung, lever atau diabetes,
paling keluhan flu dan batuk biasa. Namun, ia selalu siaga sebagaimana ajaran
agama yang diyakininya. Islam mengajarkan bahwa ajal bisa datang kapan saja.
Setiap saat maut bisa menjemput. Siap atau tidak siap.


